Wisata

Berapa sewa mobil di solo untuk liburan ke Kebun Binatang Satwa Taru Jurug?

Taman Satwa Taru Jurug, Berawal dari Kebun Binatang Raja ke Kebun Binatang Warga

Pengalaman liburan saya di Solo dengan jasa sewa mobil solo.Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) dibangun pada tahun 1878. Di lahan seluas kurang lebih 14 hektar ini, beragam flora dan fauna ditangkarkan dan dikembangbiakkan sekaligus dipertontonkan kepada masyarakat Solo dan sekitarnya. Atraksi wisata berbentuk kebun binatang ini terletak di Jalan ir. Sutami No. 109 Jebres Surakarta, tepat di perbatasan antara Surakarta dan Karanganyar. Sebelum menjadi kebun binatang untuk umum, Taman Satwa Taru Jurug mulanya adalah kebun binatang keluarga Keraton Mangkunegaran. Tempatnya pun tidak di Jalan Ir. Sutami, melainkan di Taman Hiburan Rakyat (THR) Sriwedari. Nama kebun binatang itu Bon Rojo, yang berarti Kebun Raja.

Keluarga Keraton Mangkunegaran memanfaatkan Bon Rojo untuk memelihara hasil buruan yang mereka tangkap. Lalu, saat THR Sriwedari dipugar secara besar-besaran, koleksi binatang keluarga Keraton Kasunanan terpaksa dipindahkan. Sejak Sinuhun Paku Buwono X mangkat tahun 1939, Bon Rojo memang menjadi kurang terawat. Keadaan itu membuat jumlah satwa menurun. Pemerintah Kota Surakarta lantas mengambil alih pengelolaan kebun binatang pada 1986 dengan membentuk Yayasan Bina Satwa Taruna. Kemudian, Bon Rojo berubah nama menjadi Taman Satwa Taru Jurug.

Kebun binatang Jurug merupakan satu-satunya kebun binatang umum yang ada di Surakarta. Tak heran, seluruh warga Solo mengenal salah satu tempat wisata kota ikonik ini. Letaknya pun cukup strategis. Walaupun berada di pinggir kota, keberadaan Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) yang dekat dengan Jurug sedikit mengangkat pamornya. Dan dengan adanya sewa mobil solo para wisatawan lebih mudah untuk mendapatkan armada transportasi.

Koleksi binatang di TSTJ sekitar 200 spesies. Merak hijau, harimau Sumatra, macan tutul, landak, siamang, kijang, gajah, unta, adalah beberapa contoh koleksi Taman Satwa Taru Jurug. Di dekat pintu masuk, ada gajah bernama Kyai Rebo yang diawetkan. Gajah ini adalah gajah tertua di Jurug dan telah mati beberapa waktu lalu.

Sementara di segi flora, pengunjung bisa menemukan trembesi, pinus, cemara, flamboyan, akasia, dll. Pohon-pohon ini berfungsi sebagai paru-paru kota dan sebagai tempat tinggal binatang-binatang di Jurug.

Jika ingin menyaksikan acara-acara tertentu, pengunjung bisa datang saat ada acara reog, jaran dor, debus, Syawalan, dan pertunjukan musik. Setahun sekali, diadakan Festival Gethek yang cukup menarik wisatawan. Dengan jasa sewa mobil solo Liburan di Satwa Taru Jurug akan lebih hemat dan menyenangkan. Baca juga : Menikmati Pesona Sungai Bengawan Solo Bersama Sewa Mobil Solo

Fasilitas pelengkap Taman Satwa Taru Jurug adalah menunggang kuda, menunggang gajah, kereta mini, arena bermain, masjid, warung, dll. Pengunjung juga dapat melihat Monumen Gesang. Sentuhan historis itu diperuntukkan bagi Gesang, maestro keroncong Indonesia. Gesang terkenal dengan lagunya Bengawan Solo, sebuah lagu terinspirasi dari sungai terpanjang di Jawa yang juga merupakan sungai besar di sebelah Taman Jurug.

Taman Satwa Taru Jurug cocok dikunjungi keluarga, terutama dengan anak kecil. Mereka bisa bersantai, menikmati suasana teduh, dan melihat langsung flora dan fauna langka Indonesia.

Alamat        : Jalan Ir. Sutami No. 109 Jebres, Surakarta, Jawa Tengah 57126

No. Telp      : (0271) 636279

Jam Buka     : 08.00-17.00 WIB