Masjid

Berkunjung di Kontraktor Kubah Masjid Tasikmalaya Jawa Barat

Berkunjung di Kontraktor Kubah Masjid Tasikmalaya Jawa Barat

Berkunjung di Kontraktor Kubah Masjid Tasikmalaya Jawa Barat

Merantau, pilihan yang pasti terlintas dibenak setiap orang orang di kalangan masyarakat pedesaan. Apa yang ada di benak dan selalu dipirkan oleh orang orang adalah bahwa bila bekerja dikota kota besar pastilah akan mendapatkan gaji yang besar pula dan pasti akan mudah untuk memnuhi kebutuhan hidup sehari harinya.

Ketika saat masih tetap memberikan jam 08. 00 wib, ada satu cerita menarik yang berlangsung pada Robino rekan sekampung yang saat itu lakukan perjalanan untuk mencari nafkah di Ibukota. Dengan mengendarai kendaraan pribadi kami bertukaran menyetir sembari nikmati keindahan yang ada di sana. Kami lihat terdapat beberapa keindahan dalam tiap-tiap perjalanan kami karna perjalanan memerlukan saat nyaris 15 jam lebih, bila telah capek kami tentu pilih untuk istirahat bila tidak di SPBU yang di Kontraktor Kubah Masjid yang dekat dengan perjalanann kami. Juga sempat berkunjung di Kontraktor Kubah Masjid Tasikmalaya saat pertama kalinya masuk Jawa Barat. Nah ketika tersebut kami tertidur nyenyak sampai pagi mendekati serta ada narasi yang begitu menarik waktu itu Robino keturunan anak Sumatera serta Jawa ini bicara sesuka hatinya waktu dibangunkan oleh orang, bahkan juga nyaris ada saja perkelahian namun karna Robino saat masih tetap belum juga terbuka matanya jadi saya yang perlu mohon maaf.,

 

Ya Robino memanglah mempunyai penyakit aneh, yaitu sukai ngelindur setiap kali tertidur terlebih bila dia tengah lelah selalu dibangunkan tentu aka suara peristiwa aneh-aneh. Sempat satu saat, dia ngelindur beberapa hingga lakukan perjalanan dengan jalan kaki dari tempat tinggalnya ke Kontraktor Kubah Masjid walau sebenarnya tempat tinggalnya dengan Kontraktor Kubah Masjid itu jaraknya ada sekitaran 50 meteran loih., serta itu berlangsung masih tetap jam 22. 00 wib, serta semuanya warga yang memandangnya tetaplah terdiam karna disangka tidak berlangsung apa-apa pada Robino. Tidak berselang lama jadi ayah ibunya mengikutin dari belakang,. Dari situlah warga jadi tahu bila Robnino nyatanya tengah tidak sadarkan diri. Dia tetap dalam tertidur dalam perjalanannya itu. Wow bagus kan. Masih tetap adalagi cerita nya yang begitu lucu itu saat kebanyakan orang telah tertidur namun dia jadi asik menyanyikan lagu tidak terang laghu apa denmgan kencangnya walau sebenarnya itu larut malam, hingga menghadirkan semua RT untuk lihat disangka tengah berlangsung peristiwa besar nyatanya cuma tingkah Robino yang menyukai nya mengigok.

 

Nah, tidak jauh dari tersebut pengalaman yang perlu saya ingat karna harus dia tengah perjalanan dengan saya, serta orang yg tidak kenal tentu lihat kita ini rekannya walau sebenarnya memanglah ia dia rekan saya. Yam au bagaimana sekali lagi meskipun malu namun dialah rekan yang paling setia, bahkan juga ingin temani ku mencari pekerjaan hingga di Ibu Kota, kita memanglah telah mulai sejak kecil bermain dengan karna seumuran serta tempat tinggalnya berdekatan seringkali kami ini disangka saudara kembar. Memanglah ayah ibu kita juga sama-sama berasumsi kita ini saudara tidak sempat meskipun terputus hubungan kami ini,.

 

Karna saat telah hampiur terik serta orang yang juga akan berantem dengan Robino barusan telah saya keadaankan, kami mesti selekasnya meninggalkan Kontraktor Kubah Masjid itu untuk meneruskan perjalanan menuju Ibu Kota Jakarta.