Masjid

Renovasi Kubah Masjid Nurul Iman

Renovasi Kubah Masjid Nurul Iman

Renovasi Kubah Masjid Nurul Iman

Hallo kawan kawan semua dimana puna anda berada , Apa kabar nih kalian semua , semua sehat sehat bukan. Syukurlah kalo semua sehat sehat semua. Nah pada artikel kali ini saya akan sedikit mengulas tentang Musibah Kubah Masjid Nurul Iman Koto Gadang. Seperti yang kita tau Kubah Masjid adalah tempat ibadah umat islam si seluruh dunia dan juga indonesia kita sendiri. Di manapun daerahnya pasti selalu ada Kubah Masjid karna mayoritas orang indonesia memeluk agama islam. Sebelum lanjut ke artikel , lebih baik saya jelaskan sedikit tentang Kubah Masjid Jamik Taluak Bukittinggi. Kubah Masjid Nurul Iman Koto Gadang atau Kubah Masjid Tapi Koto Gadang terdapat di Nagari Koto Gadang , Kecamatan IV Koto , Kabupaten Agam , Sumatera Barat Indonesia. Kubah Masjid Nurul Iman Koto Gadang adalah Kubah Masjid terbesar di Koto Gadang. didirikan pertama kali pada tahun 1856, Kubah Masjid ini telah mengalami perubahan bentuk dan beberapa kali perbaikan atau pembaharuan. Kubah Masjid paling awal, dikenal sebagai Kubah Masjid Jamik Tua. Namun, bangunan Kubah Masjid rusak berat akibat gempa bumi Padang Panjang pada tahun 1926. Beberapa minggu atau bulan setelah gempa, Kubah Masjid yang baru dibangun atas prakarsa Yahya Datuk Kayo seorang anggota Volksraad dan diresmikan pemakaian Kubah Masjid pada 5 Februari 1932 , yang Diarsiteki oleh Yazid Rajo Mangkuto. Bangunan Kubah Masjid kembali hancur akibat gempa pada Maret 2007. Setelah direnovasi, Kubah Masjid ini sudah kembali seperti sebelum gempa 2007.

Setelah Sebelumnya di adakan sebuah rapat yang dihadiri sejumlah tokoh masyarakat setempat pada 18 Juli 1926, disepakatilah untuk mendirikan Kubah Masjid yang baru dengan diketuai oleh Yahya Datuk Kayo selaku dewan perwakilan rakyat. Setelah tercapai kata mufakat, Yazid Rajo Mangkuto yang sebelumnya telah merancang Jam Gadang pada tahun 1926 , segera membuat gambar rancangan Kubah Masjid yang baru. Jam gadang adalah nama untuk menara jam yang terletak di pusat kota Bukittinggi. Selama hampir lima tahun, panitia pembangunan Kubah Masjid yang diketuai oleh oleh A.M. Sutan Maharaja dapat menghimpun uang sebesar 848,50 gulden atau sekitar Rp. 6.387.895,-. Namun, kekurangan uang yang cukup besar dicarikan dengan meminjam uang sebesar 2.000 gulden atau sekitar Rp 15.048.045,- . Kubah Masjid Nurul Iman Koto Gadang yang baru ternyata dapat dibangun dalam tempo yang relatif singkat, dan akhirnya diresmikan dan sekaligus pemakaiannya pada Jumat, 5 Februari 1932. Akan tetapi Kubah Masjid Nurul Iman Koto Gadang Setelah berdiri sekian lama, gempa bumi kembali terjadi pada bulan Maret 2007 dan kembali membuat bangunan Kubah Masjid rusak lagi. Kubah Masjid Nurul Iman Koto Gadang Belum selesai , Dengan bantuan para perantau Minang dan masyarakat setempat, alhamdulilah dalam beberapa bulan Kubah Masjid Nurul Iman Koto Gadang ini bisa dibangun kembali.